RESPONSIF GENDER: DENGAN MOTIVASI BERBEDA DUA PEREMPUAN IKUTI PELATIHAN LAS DI BLK MOJOKERTO

Pada triwulan III tahun 2025 ini BLK Mojokerto kembali membuka satu program pelatihan las di tahap VII. Proses pendaftaran dan seleksi calon peserta untuk tahap ini sudah berjalan sejak akhir September hingga awal Oktober. Pendaftaran hanya empat hari mulai tanggal 27-30 September dan seleksi tanggal 2 Oktober lalu. Sebanyak 188 orang mendaftar secara online, sedangkan pendaftar yang hadir dan mengikuti seleksi tes tulis online serta wawancara sekitar 89 orang. Dari 89 orang hanya diambil 16 orang yang dinyatakan lulus menjadi peserta pelatihan yang akan berlangsung selama sekitar 43 hari pelatihan untuk menyelesaikan sebanyak 340 jam pelajaran.

Acara pembukaan tahap VII berlangsung hari ini (Jumat, 10/10/2025) di Aula Majapahit. Sri Andayati, SE, MM membuka secara resmi pelatihan plate welder SMAW 3G ini. Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi Devan Novendy, SE beserta Kepala Seksi Pengembangan dan Pemasaran Suratman, SH juga hadir. Bu Anda, sapaan akrab Kepala BLK Mojokerto, berpesan kepada peserta agar serius dalam berlatih serta mulai menata aktivitasnya selama mengikuti pelatihan sehingga kompetensi pelatihan dapat diperoleh.

Dari 16 peserta terdapat 2 orang peserta perempuan. Jumlah tersebut sekitar 12,5% dari 16 peserta dalam satu kelas yang sisanya adalah laki-laki. Yang menarik, 2 peserta perempuan ini ternyata sarjana yang memiliki layar belakang dan motivasi berbeda. Siti Nur Halingga yang berasal dari Dawarblandong, Mojokerto merupakan sarjana teknik yang ingin memperdalam pengelasan. “Saya waktu kuliah ada mata kuliah las, tapi hanya sedikit. Saya ingin memperdalam pengelasan dengan praktik di BLK,” jelas Siti. Berbeda dengan Siti, peserta perempuan lainnya adalah Zahrotul Aini dari Diwek, Jombang yang lulusan elektro. Aini menyatakan bahwa orang tuanya memiliki usaha las, sehingga ia ingin memiliki keterampilan pengelasan SMAW. “Ini terkait pencarian pekerjaan, Pak. Keluarga saya punya usaha las,” tuturnya ketika ditanya alasan mengikuti pelatihan las. Semoga peserta perempuan ini dapat berlatih dengan baik dan tidak kalah dengan peserta laki-laki. Inilah bentuk responsif gender BLK Mojokerto pada bidang pelatihan kerja. (rb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *