BLK Mojokerto terus berupaya untuk menyelenggarakan pelatihan kerja yang baik dan bermutu bagi masyarakat. Oleh karena itulah, BLK Mojokerto berusaha melakukan akreditasi program pelatihan. Akreditasi dilakukan dalam rangka menjamin mutu pelatihan yang relevan di dunia kerja, menjadi pengakuan resmi atas program pelatihan dan lulusan, serta untuk menjaga standar kompetensi pelatihan yang berkualitas.
Tahun ini BLK Mojokerto mengajukan sebanyak 9 program pelatihan pada Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LA-LPK). Kesembilan program pelatihan tersebut adalah: Pengoperasian Mesin Bubut, Juru Gambar Bangunan Gedung, Menjahit dengan Mesin Lockstich, Teknisi AC Residential, Desainer Grafis Muda, Pengelasan FCAW 3G-UP/PF, English for Junior Administrative Assistant, Service Sepeda Motor Sistem Injeksi, terkahir adalah Pemasangan Instalasi Kontrol Industri Berbasis PLC. Tahun ini merupakan pengajuan akreditasi terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya sekitar 2 program pelatihan.
Ada 8 standar dalam proses akreditasi yang harus dipenuhi. Standar tersebut mulai dari Kompetensi Kerja, Program Pelatihan Kerja, Materi Pelatihan, Asesmen Pelatihan Kerja, Instruktur dan Tenaga Pelatihan, Sarana dan Prasarana, Tata Kelola, serta Pengelolaan Keuangan. Selain pemenuhan dan pengecekan dokumen, pengecekan workshop/bengkel pelatihan juga dilakukan oleh tim asesor pada kegiatan visitasi akreditasi Jumat (25/9/2026) kemarin. Tim asesor hadir di BLK Mojokerto sejak pagi. Tim BLK Mojokerto dipimpin langsung oleh Kepala BLK Mojokerto Devi Puspita Sari, S.STP, MA bersama pejabat struktural, para instruktur serta pegawai terkait. Semoga dengan akreditasi ini program pelatihan di BLK Mojokerto menjadi lebih baik secara manajerial, pelaksanaan, dan outcome berupa lulusan yang kompeten serta bisa bekerja didunia kerja yang relevan. (rb)
