NGANGSU KAWERUH DAN GALI POTENSI PELATIHAN FORKLIFT, BLK MOJOKERTO KOORDINASI DENGAN BLK SURABAYA

Mojokerto merupakan salah satu daerah industri di kawasan ring I Jawa Timur. Beberapa kawasan industri berada di Mojokerto raya, mulai daerah Ngoro, Pungging, Jetis maupun daerah yang saat ini tumbuh industri di Dawarblandong. Dari industri yang ada tersebut terdapat kebutuhan tenaga kerja operator forklift untuk kegiatan angkat angkut. Hal itu didasarkan pada hasil training needs analysis (TNA) dan hasil dari forum-forum diskusi dengan dunia industri. Operator forklift adalah tenaga terampil yang mengoperasikan mesin forklift untuk kegiatan angkat angkut barang atau material di tempat kerja. Hampir sebagian besar perusahaan dengan barang atau material yang banyak dan berat menggunakan forklift sebagai sarana angkat angkut untuk efisiensi dan efektivitas pekerjaan.

Saat ini BLK Mojokerto belum melaksanakan pelatihan operator forklift. Dengan melihat kebutuhan operator forklift, maka ada potensi yang perlu direspons untuk mendukung penyediaan tenaga kerja operator forklift di Mojokerto. Untuk itulah Kepala BLK Mojokerto Devi Puspita Sari, S.ST, MA bersama Kepala Seksi Pengembangan dan Pemasaran Suratman, SH beserta tim melakukan kunjungan dan koordinasi dengan BLK Surabaya pada Kamis (9/4/2026). Kunjungan diterima Kepala BLK Surabaya Isman Widodo, AP, MM bersama Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi Yudo Sembodo HL, S.Kom, M. Kom bersama timnya. Instruktur otomotif dari BLK Mojokerto maupun BLK Surabaya juga ikut dalam pertemuan ini. 

Diskusi yang hangat dari kedua BLK berlangsung di ruang kerja Kepala BLK Surabaya. Diskusi membahas berbagai hal terkait pelatihan forklift yang sudah berlangsung di BLK Surabaya serta potensinya di BLK Mojokerto. Sebagaimana diketahui bahwa pelatihan operator forklift sudah diselenggarakan oleh BLK Surabaya. “Kami siap koordinasi dengan BLK Mojokerto untuk pelatihan forklift ini. Monggo apa yang bisa kami bantu untuk kemajuan BLK. Saat ini kami punya 3 forklift baik yang manual maupun matic,” ungkap Kepala BLK Surabaya. Tidak hanya diskusi di ruangan, kunjungan dilanjutkan ke workshop otomotif BLK Mojokerto untuk melihat langsung forklift yang selama ini dipakai pelatihan. Semoga kolaborasi antara BLK Surabaya dengan BLK Mojokerto dapat membawa manfaat yang lebih luas. (rb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *