Dalam upaya memperluas peluang kerja bagi para lulusannya, Pada hari Selasa, 15 September 2026, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto melakukan kunjungan strategis ke Kawasan Ngoro Industri. Kunjungan jemput bola ini dipimpin langsung oleh Kepala UPT BLK Mojokerto Devi Puspita Sari, S.STP., M.A., bersama Kasi. PP, Instruktur dan Staf Pengelola Pelayanan. Langkah proaktif ini diharapkan mampu menjadi jembatan penghubung yang solid antara tenaga kerja terampil hasil pelatihan pemerintah dengan kebutuhan nyata di dunia industri.
Destinasi pertama rombongan BLK Mojokerto adalah PT Yakult Indonesia Persada. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan santai tersebut, pihak BLK menawarkan lulusan kompeten dari berbagai kejuruan—seperti kelistrikan, las, hingga desain grafis, untuk mengisi lowongan kerja atau program magang. Menyambut baik inisiatif tersebut, PT Yakult turut memaparkan sistem rekrutmen mereka yang kini lebih tersentralisasi, serta membuka peluang kolaborasi kegiatan pelestarian lingkungan atau CSR, seperti program Spogomi (olahraga memungut sampah).
Kemudian melanjutkan tujuan industri kedua yaitu, PT Charoen Pokphand Indonesia. Tidak jauh berbeda dengan tujuan awal, pertemuan ini fokus pada penjajakan kerja sama ketenagakerjaan dan penyelarasan kompetensi. Komunikasi dua arah ini sangat krusial untuk memastikan bahwa kurikulum dan keahlian yang diajarkan di BLK Mojokerto benar-benar link and match atau selaras dengan standar kualifikasi yang saat ini dicari oleh perusahaan berskala besar.
Sinergi berkelanjutan antara lembaga pelatihan pemerintah dan pihak swasta ini tentu menjadi angin segar bagi para alumni BLK Mojokerto. Melalui komunikasi terbuka dengan perusahaan-perusahaan di Ngoro Industri, lulusan BLK tidak hanya dibekali sertifikat keahlian, tetapi juga diarahkan menuju peluang karir yang lebih pasti. Kedepannya, kolaborasi ini diharapkan terus tumbuh demi menekan angka pengangguran dan menggerakkan roda perekonomian di Mojokerto dan sekitarnya. (AE)
