Siapa yang tidak kenal makanan mie? Hampir semua orang tahu mie dan mungkin menjadi makanan favoritnya. Saat ini muncul banyak resto mie di Indonesia yang menggaet konsumen berbagai lapisan masyarakat terutama kaum muda. Dengan harga yang bersaing dan rasa yang bervariasi, berbagai resto mie banyak kita jumpai.
Salah satu resto mie di Jawa Timur yang sudah banyak dikenal adalah Mie Djoetek. Dulunya mi ini bernama Mie Djoedes, kemudian rebranding menjadi Mie Djoetek. Mi yang berkantor pusat dan memulai usahanya di Kediri ini telah merambah ke berbagai kota terutama di Jawa Timur. Selain di tempat asalnya, Mie Djoetek telah memiliki cabang kedai di berbagai kota seperti Blitar, Nganjuk, Jombang, Malang dan Mojokerto. Tidak hanya satu, di setiap kota kadang terdapat beberapa kedai Mie Djoetek, baik kedai regular maupun kedai ekspres. Di Mojokerto saja, Mie Djoetek memiliki enam kedai mulai dari Ngoro, Pacet, Mojosari, Bangsal hingga Mojokerto kota.
Dengan berkembangnya bisnis Mie Djoetek, kebutuhan tenaga kerja juga menjadi hal yang penting terus disiapkan. Kedai mi dengan tagline Juaranya Mie Pedas Kuah ini memiliki kebutuhan tenaga kerja di beberapa jabatan. “Kami saat ini ada beberapa kebutuhan tenaga kerja untuk koki, multimedia, produksi dan administrasi. Untuk penempatan di Mojokerto maupun di luar Mojokerto,” jelas Novia Mindasari, personalia PT Q-TA yang menjadi naungan usaha Mie Djoetek. Novia juga menambahkan, “Selain Mie Djoetek, perusahaan kami juga punya usaha Ortidjoe Bakery, yang juga punya kebutuhan tenaga kerja.” Hal ini disampaikan Novia saat pertemuan dengan BLK Mojokerto yang diwakili oleh Kepala Seksi Pengembangan dan Pemasaran Suratman, SH di salah satu kedai Mie Djoetek di Mojokerto kemarin (9/1/2026). Pada kesempatan itu Novia hadir bersama timnya Vernanda Putra. Instruktur BLK Mojokerto Erwin Amelia, S. TP dari program pelatihan roti dan kue juga hadir dalam diskusi hangat tersebut. “Semoga BLK Mojokerto dapat bekerjasama dengan dengan Mie Djoetek untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga kerja,” ungkap Kepala Seksi Pengembangan dan Pemasaran BLK Mojokerto menyambut kesempatan dari Mei Djoetek. (rb)
