SINERGI DISNAKER KABUPATEN MOJOKERTO DAN UPT BLK MOJOKERTO: MEMBANGUN KEMANDIRIAN EKONOMI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ROTI DAN KUE

Semangat peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Mojokerto kembali diperkuat melalui langkah nyata pemerintah daerah. Pada hari Senin, 4 Mei 2026, telah dilaksanakan acara Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk kejuruan Pembuatan Roti dan Kue. Kegiatan ini merupakan buah kerja sama strategis antara Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mojokerto dengan UPT BLK Mojokerto yang telah terjalin harmonis selama beberapa tahun terakhir demi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Acara pembukaan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, diantaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mojokerto, Bapak Drs. Yo’ie Afrida Soesetyo Djati, SH, M.Si serta Kepala Bidang Pelatihan, Bapak Tupi Mardani, S.Sos, ME. Dalam suasana penuh kebersamaan di aula UPT BLK Mojokerto, pihak penyelenggara menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya sistematis untuk mencetak generasi yang unggul, kompeten, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia industri yang kian dinamis.
Pemilihan program pelatihan Pembuatan Roti dan Kue didasari oleh profil kejuruan tersebut yang menjadi salah satu primadona di UPT BLK Mojokerto. Berdasarkan data rekam jejak, alumni dari pelatihan ini rata-rata berhasil membangun usaha mandiri dan mencapai kesuksesan di bidang kuliner. Hal ini menciptakan efek domino yang positif; ketika usaha mandiri tersebut berkembang, mereka mampu merekrut tenaga kerja baru sehingga secara langsung membantu pemerintah dalam menekan angka pengangguran terbuka di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Selain manfaat bagi masyarakat, kolaborasi ini memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mojokerto dapat merealisasikan program peningkatan keterampilan masyarakat secara efektif.

Di sisi lain, UPT BLK Mojokerto, yang didukung oleh 11 instruktur ahli dan menaungi 10 kejuruan, mulai dari Teknik Las, Konstruksi, Bisnis dan Manajemen, Fashion Technology, hingga Teknik Sepeda Motor, dan sebagainya, dapat terus menjalankan fungsinya dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai.
Optimisme tinggi terpancar dari proyeksi penempatan lulusan, di mana alumni BLK Mojokerto tercatat telah banyak terserap di dunia industri maupun sukses di jalur wirausaha. Bahkan, prestasi lulusan BLK Mojokerto telah merambah kancah internasional, seperti pada alumni kejuruan las yang kini banyak berkarir di negara-negara seperti Korea, Jepang, Mexico, hingga Rusia dan Hungaria.
Pada tahun anggaran 2026 ini, UPT BLK Mojokerto mengelola total 17 paket program pelatihan gratis bagi masyarakat. Mengingat saat ini baru 8 program pelatihan yang terlaksana, masih terdapat peluang bagi 9 program pelatihan lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh warga Kabupaten maupun Kota Mojokerto untuk meningkatkan kompetensi mereka tanpa dipungut biaya. Bagi mereka yang ingin mengambil jalur mandiri, tersedia pula pelatihan berbayar di luar paket tersebut. Guna mendukung kelancaran proses belajar, UPT BLK Mojokerto juga menyediakan fasilitas asrama bagi peserta yang berdomisili jauh dari lokasi pelatihan.
Acara pembukaan ini ditutup dengan semangat dan optimism atas segala kesiapan fasilitas dan sinergi yang kuat, sehingga kegiatan pelatihan pembuatan roti dan kue ini dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Mojokerto. Melalui pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi ini, diharapkan lahir generasi kerja yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu berinovasi, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto. Sinergi antara Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mojokerto dan UPT BLK Mojokerto pun menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih kompetitif, adaptif, dan berkelanjutan. (dnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *