BLK MOJOKERTO BUKA SECARA RESMI 5 PELATIHAN TAHAP PERTAMA TAHUN INI

Setelah tahap demi tahap dalam proses rekrutmen calon peserta pelatihan dilakukan, terpilihlah peserta yang dinyatakan lulus berdasarkan hasil tes seleksi. Mereka yang lulus telah melewati proses pendaftaran dan seleksi baik tes tulis online maupun wawancara. Sebanyak 80 orang lulus mengikuti tes seleksi dari sebanyak 384 orang pendaftar. Jumlah itu merupakan peserta untuk 5 program pelatihan, yaitu desainer grafis muda, pengoperasian mesin bubut, pembuatan roti dan kue, teknisi AC residential, serta menjahit pakaian dengan mesin. Masing-masing kelas program pelatihan berjumlah 16 orang. Para peserta pelatihan ini mayoritas berasal dari Mojokerto, meskipun ada juga beberapa dari luar seperti Jombang, Surabaya, Gresik dan Pasuruan.

Hari ini (Kamis, 22/1/2026) 80 peserta tersebut mengikuti acara pembukaan di Aula Majapahit mulai pukul 9 pagi. Dengan pakaian putih-hitan mengikuti acara demi acara dengan antusias. Kepala BLK Mojokerto Devi Puspita Sari, S.STP, MA membuka secara resmi pelatihan dan berterimakasih kepada peserta yang sudah percaya dengan BLK Mojokerto untuk menjadi tempat meningkatkan kompetensi kerja. Tak hanya itu, Bu Devi juga mewanti-wanti agar peserta benar-benar serius dalam berlatih hingga selesai sampai uji kompetensi. Hal itu disebabkan oleh tuntutan dunia kerja saat ini yang membutuhkan tidak hanya keahlian teknis tapi juga softskill. “Jumlah angkatan kerja di Jatim per November 2025 sebanyak 24,76 juta orang dan meningkat dibanding tahun lalu. Tingkat partisipasi angkatan kerjanya sebesar 73,98%, yang menunjukkan peningkatan partisipasi di pasar kerja,” terangnya dalam sambutan pembukaan. Karena itu Kepala BLK Mojokerto berharap para alumni pelatihan dapat memenuhi kebutuhan kerja setelah selesai pelatihan. Pembukaan dihadiri oleh semua pejabat struktural, fungsional instruktur, dan para pegawai pelaksana pelatihan di BLK Mojokerto.

Dari 80 peserta ini nantinya akan menjalani pelatihan sebanyak 33 hari untuk program pelatihan yang 260 JP. Sedangkan untuk yang 140 JP sekitar 18 hari pelatihan hanya satu kelas yaitu pembuatan roti dan kue. Empat kelas lainnya 33 hari pelatihan atau sekitar 1,5 bukan ke depan. Dalam jangka waktu pelatihan, para siswa nanti akan bertemu hari-hari pelatihan di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, para siswa harus mempersiapkan diri dengan kondisi puasa. Selamat berlatih semoga kompeten! (rb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *