BLK MOJOKERTO LAKUKAN SOSIALISASI SHORT COURSE DENGAN BPVP SIDOARJO

Selama ini pelatihan reguler yang dilaksanakan oleh BKK Mojokerto adalah pelatihan berbasis kompetensi (PBK). PBK merupakan pelatihan yang berbasis anggaran dari pemerintah dengan mengacu pada kurikulum sesuai SKKNI dan dilaksanakan dalam waktu jam pelajaran (JP) yang cukup panjang. Jumlah JP pelatihan PBK selama ini bervariasi, yakni 140 JP, 240 JP, 260 JP, 340 JP, bahkan ada yang di atas 400 JP. Jumlah JP ini menyesuaikan dengan program pelatihan masing-masing yang berbeda. Pelatihan 140 JP dilaksanakan sekitar 18 hari, 240 selama 30 hari, 260 selama 33 hari dan seterusnya. Jika dihitung kalender, pelatihan ada yang dilaksanakan selama 3 minggu hingga rata-rata 1,5 bulan atau lebih jika JP-nya mencapai 400 lebih. Pelatihan PBK ini para pesertanya mendapatkan fasilitas yang sangat banyak seperti alat tulis, tas, modul, konsumsi, diikutkan BPJS Ketenagakerjaan serta sertifikasi BNSP.

Dengan adanya efisiensi dan tuntutan untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang pelatihan kerja, maka perlu dikembangkan model pelatihan yang berbeda dan lebih singkat dari pelatihan PBK sebelumnya. Pelatihan tersebut adalah pelatihan singkat (short course). Short course ini merupakan pelatihan yang tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat dan relevansinya dengan dunia usaha dan dunia industri. Jika pelatihan PBK selama ini durasinya panjang, maka short course dilakukan dalam jangka waktu yang pendek pada kisaran 40-60 JP atau sekitar seminggu. Kompetensi yang diajarkan pada pelatihan ini lebih fokus pada unit kompetensi yang pokok dan relevan dengan kebutuhan yang ada. Short course ini lebih praktis, cakupan lebih fokus, dan fleksibel. Fleksibilitas short course memungkinkan improvisasi dalam pelaksanaannya.

Untuk memberikan pemahaman terkait short course kepada instruktur dan penyelenggara pelatihan, BLK Mojokerto hari ini (Rabu, 21/1/2026) menggelar sosialisasi dengan narasumber Dian Pratiwi, ST dari BPVP Sidoarjo. “Short course menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin pelatihan singkat tapi dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi dan menunjang pekerjaannya. Pelatihan pendek ini bisa dilaksanakan secara online, offline maupun blended,” jelas Dian Pratiwi, ST dalam paparannya. Kepala BLK Mojokerto Devi Puspita Sari, S.STP, MA juga memberikan atensi positif dengan model short course ini. Hadir dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi di Aula Majapahit, semua instruktur, pegawai BLK Mojokerto bersama Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi Devan Novendy, SE serta Kepala Seksi Pengembangan dan Pemasaran Suratman, SH. (rb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *